Jagad Analana

Cerita pertamanya disini

Salah satu KALIMAT yang selalu gue inget dari guru gue adalah 
"Buat apa ikut lomba kalau nggak menang!"
mungkin banyak yang kurang setuju dengan kalimat di atas, karena bisa aja kita ikut lomba untuk mencari pengalaman juga. dari sisi pengliatan dan perasaan gue *ehm* kalimat tersebut untuk memotivasi muridnya supaya bisa menyuguhkan *wih* yang terbaik. Ya memang untuk apa  ikut Lomba kalau tujuannya bukan menang, kalaupun pengalaman dsb itu sebagai bonusnya, tapi tetep menang ataupun kalah pasrah aja yang penting kita udah bekerja yang terbaik*asik*.

Judul Filmnya sesuai judul postingan ini. Jadi gue mau jelasin dikit tentang judul artinya apa, Jagad artinya Dunia, Analana artinya Dolanan, ya begitulah. Kenapa judulnya begitu rumit, karena kata guru Bahasa Indonesia pas SMP kalau bikin cerita atau apa gitu, judulnya yang susah ditebak, jadi orang bakal tertarik. yaudah gue ambil dari bahasa Jawa Karwi, yang mrepet-mrepet ke bahasa sansekerta *azeg*, bukan  ahli bahasa, website demi website gue cari dan kata-demi kata gue baca sampai akhirnya nemu tuh judul.

Sedikit lagi, gue mau mengulik cerita dalam Film ini, Film Dokumenter sangat rekat dengan hal-hal yang nyata dan ada, jadi bukan dibuat-buat maupun si setting. Skenario awal yang gagal itu gue samain sama cerita aslinya yang setiap minggu mereka masih sempet ke taman untuk bermain bersama, tapi cerita ini musnah, ya tau sendiri lah karena dibatalin itu, Cerita ke-2 gue pun nyamain dengan kejadian asli, berikut ceritanya.

Setiap kali gue lewat jalan di kampung gue, selalu penuh dengan segerombol bocah-bocah yang lagi asik mainan entah itu bentengan, boi-boian, Jumpritan dsb, yang membuat gue setiap lewat selalu menekan bel sepeda motor gue. mereka berlari-lari tanpa lihat kanan-kiri ya mungkin sangking asiknya bermain bersama kerabat. Kenapa mereka mainnya di Jalanan? karena emang gak ada lapangan luas yang bisa dibuat mainan. jaman gue dulu mah masih ada lapangan yang bisa buat main sepak bola maupun main layangan. 
Cerita yang cukup menarik, Dengan tidak adanya lahan itu mereka masih tetep bermain meskipun itu di Jalanan perkampungan. Salah satu topik yang umum adalah permasalahan gadget, game yang membuat bocah jaman sekarang jarang Dolanan bareng. 

Tanggal 28 April, Dilaksanaknnya pengumuman pemenang  Festifal Film Dokumenter. Proses pemutaran film yang secara acak dan beruntung film kita ikut ditayangin full, karena nggak semua film ditayangin dengan alasan dikejar waktu, kalaupun ingin melihat filmnya sendiri bisa ke bagian belakang karena sudah disediakan komputer. Terlihat beberapa tim yang ramai dengan suporternya. laah kita? cuman berlima doang dan tolah toleh mau kenalan tapi gak berani karena mereka asyik dengan teman-teman suporternya.

Acara berlangsung, dan akhirnya pengumuman pemenang pun di umumkan. waktu yang ditunggu-tunggu datang, kita berdoa supaya film kita bisa jadi salah satu juaranya, kalau bisa sih juara 1. dan benar, saat itu badan gue panas dingin, fikiran kemana-mana, ada perasaan yakin dan gak yakin dan diyakinkan, menang juara 1. sungguh hal yang tak terduga, padahal pas proses edit temen gue si martin bilang
     "wes iki menang wes, leeoohh"
      yang awalnya ya cuman gue anggep bercandaan nah ini jadi kenyataan, nama JAGAD ANALANA disebutkan mbak-mbak MC, horeee, ya kita doang yang hore dan bahagia, sangat bahagia. mengingat perjuangan kita yang sampai akhir dan gak nyerah sampai filmnya jadi meskipun masalah demi masalah menghalangi. Jadi gini ya rasanya menang ikut lomba, pertama kali dari sekian gue pribadi ikut lomba baru kali ini ngerasaain menang. 
     Pulang-pulang gue ngomong ke nyokap,
     " buk (menahan senyuman) menaaaanggg..."
     " gak, mbejok (bohong) yoo!!", yaelah dikira ngibul gue
     " loh, iyooo temenan(beneran) kok, yakopo (gimana)!"
     " loh ya alla alhamdulillah, kok isok (bisa) alhamdulillah "
     Gue nagih janji nyokap gue yang mau neraktir anak2 yang ikut syuting itu buat makan-makan dirumah kalau film gue menang. berlebihan sih, tapi entahlah, begitulah nyokap gue.
 dan pada akhirnya silahkan nonton filmnya. 

     

Komentar

Postingan Populer