ABG ilang di Perpus

Hari ini, tepatnya tadi siang gue berencana untuk ke Perpustakaan Sidoarjo sama sahabat gue. tapi mereka menolak, dengan alasan maleslah, sibuklah, laperlah. padahal gue pengen banget ke sana. yaudah akhirnya tertundalah gue ke sana. 

kebetulan gue pulang naik motor sendiri, di perjalanan gue mikir, gimana kalo gue ke perpus aja // sendiri? // iya sendiri. gue pernah bilang ke temen gue kalo gue pengen ke perpustaan ini sendirian dan tercapailah, ini pertama kalinya. awalnya gue ragu, iya nggak iya nggak tapi setir motor jawab iya dan beloklah kendaraan paling setia gue ke perpus, setelah gue parkir dan masuk ke dalem. padahal gue pernah nanya sama temen sebangku yang gue ceritain di cerpen yang judulnya "Kelebihan yang Menyusahkan" itu cia, dia indigo gue tanyak
"cik, di perpus kemaren ada nggak hantunya?"
"ada"
"dimana? dimana ?"
 "banyak. ada yang ditangga buesar, ada yang di lorong, ada juga di rak buku anak kecil yang lari-lari,"
"waaaww.. sumpa ciik hiii" 
 gue merasa saat itu bukan gue, karena masi nggak percaya kalo gue udah disini seorang diri, iya seorang diri tanpa temen. perpustakaan ini cukup besar . gue sibuk cari buku-buku yang mau dibaca, agak lama sih milihnya gue ketemu adek kelas gitu, gak tau namanya, laki dan dia nyapa gue dan gue bales nyapalah, sok akrab gitu. akhirnya gue nemu 4 buku yang pengen gue baca, judulnya ; Menjadi Seniman Rupa, Penulisan Sastra Kreatif, Jago Main Gitar dari Nol, dan Buku Ajar Koas Racun.

hanya membisu disini tanpa ada insan tuk diajak ngobrol. hanya bisa berbicara dalem hati. gue liat sekeliling, ada gerombolan pelajar smp tengah berbincang dengan bisik, ada sepasang kekasih yang tengah baca buku, ada anak kecil lari-lari, dan ada bapak-bapak yang baca koran. gue milih posisi yang depan gue ada jendela beserta kacanya, langit beserta awannya dan atap beserta gentengnya. biar bisa konsen
akhir akhir ini membaca sebagai makanan sehari-hari gue  //ehm gue rajin // bukan buku pelajaran sih, buku yang gue baca itu buku pengetahuan tentang apa yang gue suka, novel, cerpen dll kayak daftar buku yang tadi gue sebutin.
gue mau cerita tentang buku yang gue baca tadi
1. Menjadi Seniman Rupa
Disitu gue terinspirasi banyak soal Seni Rupa terutama Seni Lukis. kebetulan pelajaran Seni di Sekolah juga ada Seni Lukisnya jadi nambahlah pengetahuan. ini lukisan pertama gue di kanvas. mulanya nggak yakin sama lukisan ini, soalnya emang banyak kekurangannya walaupun temen-temen gue banyak yang bilang kalo lukisan ini bagus. *fly
 
dengan alat dan bahan hanya kuas, cat akrilik dan kanvas

2. Penulisan Sastra Kreatif 
Buku ini menjadi Modal baru gue untuk penerusan jadi blogger dan menjadi tolak ukur dalam perjalanan blog baru ini. Banyak hal yang sukses memotivasi gue untuk tetep nulis.

3. Jago Main Gitar
ehm.. gue bisa main gitar! bukan berarti jago atau ahli ya, sekedar bisa. karena gue masi perlu belajar banyak tentang bermain gitar. hanya membaca bukan mempraktekan karena ini di perpustakaan bukan di terminal.  gue punya satu gitar. gitar tua tapi masi berfungsi tapi untuk sekarang nggak, soalnya senar gitar ke 3 gue putus -_-. cukup mengenaskan untuk malam minggu tanpa dia terasa hambar dan gusar hiks... gue baca-baca dan nemu satu halaman lirik lagu dan akornya, baca sambil nyanyi lagunya Avenged Svenfold yang 'Dear God' pastinya hanya di dalem hati sih.
 
gitar usang yang menemani gue malam minggu kkkk

4. Buku Ajar Koas Racun
Novel ini menceritakan tentang Dokter baru yang sedang jadi Koas di suatu Rumah Sakit. sebenernya gue nggak baca novel ini sih *lah, cuma tau di covernya aja karena waktu itu udah sore dan gue laper, dan gue nggak sadar kalo gue baca udah 3 jam, akhirnya gue milih untuk pulang. lagi-lagi sendiri. 

sampai parkiran, eh gue nemu sepasang kekasih yang lagi berbincang, yakelah bikin iri aja. gue sendirian kaya ABG ilang. gue jadi bisa ngerasain gimana si penyendiri rasain. tanpa teman, hari-harinya hampa hanya ditemani buku-buku saja dan tanpa kebersamaan, ada enak nggak nya lah.. cobak aja deh kalian yang kepo gimana rasanya gue saat di perpus, kesana aja! inget sendirian! seru kok, berasa itu bukan nyawa lo. untuk next post gue mau bikin cerpen yang gak jauh-jauh dari pengalaman gue ini.


Komentar

  1. hahahah sabar ya saf, kan lu orang juga rada bimbang waktu ngajak ke perpus :D
    typonya coba dihilangi :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer